    | CJ 7 | Jun 22, '08 11:48 PM for everyone |
 | Category: | Movies | | Genre: | Drama |
Film-film bertema hubungan ayah dan anak sudah ada yang pernah kutonton. Rata-rata, film tema seperti itu menyentuh persaanku. Terharu, hiksss... Saat akan menonton CJ 7, saya juga menyiapkan emosi agar nggak berurai air mata. Saat baca sinopsisnya udah kebayang, kayaknya filmnya bakalan sedih deh. Walaopun pemeran utamanya Steven Chow- aktor yang selama ini kukenal sebagai aktor film-film komedi, kayak Kungfu Hustle-- tetep aja yang kebayang bakalan sedih. Habisnya lihat wajah kucel Steven Chow di kover DVD-nya. Tapi, ternyata film ini nggak sesedih yang kubayangkan. Film ini banyak dibumbui adegan-adegan lucu dan kejadian-kejadian konyol yang menimpa anak laki-lakinya Steven Chow-- Dicky--. Naskah film yang ditulis oleh Steven Chow sendiri ini banyak mengajarkan hubungan antara ayah dan anak. Steven Chow berperan sebagai seorang buruh bangunan bernama Ti. Di sekolah, Dicky selalu diejek karena miskin. Anak laki-lakinya ingin dibelikan mainan bernama CJ 1. Mainan robot itu merupakan mainan mahal yang hanya dimiliki oleh anak terkaya di sekolahnya. Dicky ngotot ingin dibelikan hingga membuat Ti marah karena Dicky tidak bisa mengerti keadaan ayahnya. Namun, diam-diam Ti mencarikan mainan buat Dicky di atas tumpukan sampah. Di sana, Ti biasanya menemukan sepatu untuk Dicky. Ti menemukan sebuah bola hijau. Ternyata bola hijau itu alien. Dicky menamainya CJ 7. CJ 7 sangat lucu. Dicky membayangkan dia akan mendapatkan segala keinginannnya karena kehebatan CJ 7. Namun, ternyata impiannya hancur. Dia tidak menjadi anak yang hebat di sekolah dengan keberadaan CJ 7. Yang terjadi, dia malah ditertawakan oleh teman-temannya. Dicky pun memalsukan hasil ujiannya yang bernilai 0 menjadi 100. Ti kecewa, dia pun memarahi Dicky. Mereka berdua bertengkar. Dicky sampai mengekuarkan sumpah kalau dia endapat nilai lebih dari 60 dia ingin ayahnya tidak mengganggu dirinya untuk selama-lamanya. Ternyata sumpahnya terkabul. Dicky mendapat nilai 63. Dia senang, sayangnya kebahagiannya harus terbayar oleh kematian ayahnya. Ti mendapat kecelakaan di tempat kerjanya. Eits ... jangan sedih dulu, walopun pas adegan ini dada udah sesek nahan air mata. Film ini berakhir hepi en kok seperti yang diinginkan oleh para penonton pada umumnya. Kok bisa ya hepi en. Hehehe ... tonton aja deh, pokoknya film ini campur-aduk. Antara lucu, sedih, terharu, dan bernapas lega.   | Category: | Books | | Genre: | Teens | | Author: | Ary Nilandari, dkk. |
Gadis Jendela, sebuah kisah tentang seorang anak perempuan yang memiliki dunia di balik jendela. Dunia itu telah menyembunyikan lukanya sekian lama. Luka ketika dia harus kehilangan Bundanya terkasih. Gadis Jendela terkurung dalam dunia jendela dalam sekian waktu yang panjang (3 tahun) tanpa ada seorang pun yang dapat membangunkannya. Hingga Gadis Jendela tak mampu bicara. Dunia Gadis Jendela tergoncang ketika mendengar suara saxosfon yang ditiup oleh seorang pemuda. Musik indah itu telah membangunkannya dari dunianya sendiri. Apalgi pemuda peniup saksofon itu memberikan perhatian kepadanya. Namun, Gadis Jendela merasa dirinya tak mampu bicara. Dan itu adalah kekurangan dirinya. Gadis Jendela tak mau menemui pemuda itu. Pemuda Saksofon (itu panggilanku hehehe) tidak putus asa. Dia pun terus terus berusaha mengenal Gadis Jendela lebih dekat. Ketika akhirnya Gadis Jendela bertemu dengan Pemuda Saksofon, gadis Jendela terkejut melihat sebelah kaki Pemuda Saksofon tiada. Kalimat pemuda Saksofon yang menyentuh Gadis Jendela dan pembaca, ' Hei tak ada manusia sempurna di dunia ini. Kita tinggal memilih, terus menangisi kekurangan atau mengasah kelebihan. Aku memilih yang terakhir.' Sebuah cerita remaja yang menurutku menakjubkan. Tak heran, cerpen ini menjadi Juara Pertama Katagori Umum/Mahasiswa/Guru LMCR-2007. Di dalam kumcer ini juga terdapat cerita dari Juara Kedua, Juara Ketiga serta Juara Harapan dari semua katagori. Cerpen-cerpen terpilih yang menggunakan bahasa Indonesia Yang Baik dan Benar. Sama sekali tidak ada kata-kata grunge atau slengean. Tujuan dari lomba ini (menurut Ketua Dewan Duri yang ditulis pada halaman pengantar) untuk menyebarluaskan kreativitas, menyemai benih penulis sastra. Dan yang paling disorot oleh juri dalam naskah-naskah yang menang dan menurut juri masih merupakan kekurangan adalah akurasi dalam penulisan kata-kata baku, penulisan tanda baca. Namun, ketika saya membaca kumcer tersebut saya banyak menemukan kesalahan tanda baca dan penulisan kata (kayaknya belum diedit) Nah, gimana tuh pertanggungjawabannya? hehehehe       | Herb | Sep 30, '07 11:56 PM for everyone |
 | Category: | Movies | | Genre: | Romance |
Tidak semua putri bahagia. Keluarga merupakan hal yang paling penting. Dongeng putri kelihatan bahagia. Tapi, kebahagian para putri itu bukanlah kebahagiaan yang sesungguhnya. Karena mereka meraih kebahagiaan tanpa usaha mereka snediri. Orang bisa memperoleh kesuksesan hidup ketika mereka memperluas pandangannya.
Kata-kata yang menyentuh dari seorang gadis yang menderita keterbelakangan mental. Sang-Eun, gadis cantik berusia 20 tahun. Tinggal bersama ibunya. Sang-Eun, gadis cantik, baik hati, dan ramah. Kekurangannya hanya satu, dia menderita keterbelakangan mental. Walaupun usianya sudah 20 tahun, tapi cara berpikirnya seperti anak usia 7 tahun.
Sang-Eun jatuh cinta kepada Jong-Bom. Bagi Sang-Eun, Jong-Bom adalah pangerannya. Jong-Bom pun suka kepada kecantikan Sang-Eun. Mereka pun berpacaran. Pada awal kencan, Jong-Bon diajak ke sebuah restoran khusus anak-anak. Kemudian, Jong-Bom tahu kalau Sang-Eun merupakan gadis yang terbelakang mentalnya. Jong-Bom pun menjauhi Sang-Eun. Sikap Jong-Bom itu membuat Sang-Eun patah hati. Namun, kemudian Jong-Bum sadar kalau dia mencintai Sang-Eun.
Sementara itu, ibu Sang-Eun ternyata menderita kanker. Pada saat, dia mengetahui hubungan Sang-Eun dan Jong-Bom, ibu Sang-Eun menyuruh Jong-Bom menjauhi Sang-Eun. Alasannya karena, dia tidak mau melihat Sang-Eun menderita karena Sang-Eun berbeda dengan gadis lain. Namun, Jong-Bom tetap menemani Sang-Eun.
Sang-Eun sangat menyukai tumbuhan gingseng atau herb. Dia selalu menyiram tumbuhan gingseng walaupun sudah kering. Sang-Eun percaya, pada saat tumbuhan gingseng wangi, bila dia meminta sesuatu permohonannya akan terkabul. Pada saat ibunya sakit, Sang-Eun ingin mengajak ibunya bertamasya ke kebun gingseng di atas bukit. Sayangnya, sebelum mereka sampai ke bukit, ibu Sang-Eun meninggal.
Setahun kemudian, Sang-Eun sudah menjadi gadis yang memiliki kemampuan. Walaupun, dia seorang gadis yang terbelakang mental namun dia dapat meraih kesuksesan dan kebahagiaan bagi dirinya.
Dialog yang paling menyedihkan ketika Sang-Eun patah hati dijauhi Jong-Bom. Pada adegan ini, Sang-Eun makan banyak. Ibunya heran, melihat Sang-Eun terus makan tanpa berhenti. Ketika ditanya, Sang-Eun menjawab: Aku kelaparan Aku masih lapar bahkan jika aku terus makan Aku ingin mengisi terus Di sini (menunjuk dadanya) dingin seperti kosong (sambil terus makan)
Seorang gadis yang terbelakang mentalnya mampu mengungkapkan perasaan patah hatinya dengan begitu indah. Tentunya, kita juga sering merasa kosong (menunjuk dada) namun, kita belum tentu bisa mengungkapkannya seperti Sang-Eun.
  | Category: | Movies | | Genre: | Drama |
Alzheimer atau sebutannya az-zhai-me merupakan sejenis penyakit penurunan fungsi saraf otak yang kompleks dan progresif. Orang yang menderita penyakit ini akan mengalami penurunan daya ingat. Yang lebih parah lagi, penderita tidak mampu mengurus diri sendiri. Penyakit ini biasanya menimpa orang yang sudah lanjut usia.
Bagaimana ya rasanya jika penyakit ini menimpa orang yang kita sayangi? Pasti sangat memilukan. Itu juga yang diusung oleh sutradara Jhon H.Lee. Sutradara korea ini mengangkat tema ini dalam film drama romantisnya.
Dalam film ini, penyakit yang pertama kali ditemukan oleh Dr. Alois Al Zheimer pada 1907 ini menimpa seorang perempuan muda bernama Su Jin. Wanita cantik ini mennikah dengan seorang pemuda bernama Chul Soo. Film dimulai dengan adegan Su Jin yang patah hati karena lelaki yang dia cintai sudah menikah. Kemudian dia bertemu dengan Chul Soo. Ternyata, laki-laki inilah yang menjadi suaminya. Pernikahan mereka sangat bahagia.
Namun, rupanya, pada saat bahagia tersebut, penyakit Su Jin mulai nampak. Pertama-tama, dia lupa mematikan kompor sehingga hampir terjadi kebakaran. Kemudian, dia sering lupa jalan meuju pulang. Su Jin pun memeriksakan dirinya pada seorang dokter. Ternyata, dia menderita penyakit Alzheimer. Menurut sang dokter, Alzheimer terjadi karena otak dipenuhi oleh gumpalan protein yang luar biasa. Protein itu disebut plak amiloid dan serat yang berbelit-belit (neuro fibrillary). Amiloid protein yang membentuk sel-sel plak protein dipercaya menyen\babkan perubahan kimia otak. Musnahnya sel-sel syaraf ini menyebabkan penerus syaraf yang berfungsi menyampaikan pesan dari satu neuron ke neuron lain terpengaruh.
Pelan-pelan, Su Jin mulai melupakan semua kejadian yang pernah dia alami. Bahkan ketika di jalan, dia tidak tahu beada di mana. Dia lupa telah menikah. Yang dia ingat adalah mantan kekasihnya. Chul Soo pun menemui dokter yang merawat Su Jin. Akhirnya, dia tahu penyakit yang menimpa istrinya.
Di sinilah adegan bercucuran air mata mulai disuguhkan. Chul Soo sebagai suami membuktikan dirinya sebagai suami yang baik. Walaupun istriya pelan-pelan telah melupakan keberadaan dirinya namun, dia tetap mengurus istrinya. Bahkan dia menulis berbagai pesan romantis agar Su Jin ingat siapa dirinya.
Akhirnya, Su Jin sadar dirinya telah membuat suaminya sanagt sedih. Su Jin pun pergi tempat perawatan. Di sanalah Su Jin dirawat oleh seorang suster. Adegan yang paling mengharukan ketika Cgul Soo datang menjenguk SU Jin, Su Jin sama sekali tidak mengenali Chul Soo.
Hiksss…. Sedihnya nonton film ini sampai bercucran air mata. Btw, ternyata penyakit ini dialami oleh Enid Blyton, Charles Bronson, Winston Churchill, Ronald Reagen, Sugar ray Robinson, Margareth Rutherford, E.B. White, dan masih banyak lagi tokoh yang menderita penyakit ini.
Upss… harus hati-hati ini kalau kita termasuk orang yang pelupa … hiyyyy…
  | Category: | Movies | | Genre: | Romance |
Ditinggal suami ke luar kota? Ngapain ya? Yup, kebetulan aku dipinjemi DVD, film korea. Katanya sih rame. Nyoba nonton, ah. Sebenarnay sih, nggak asyik juga nonton sendirian. Tapi daripada bengong yo wess nontonlah.
Whuaaaa…. Kok jadi sesenggukkan nangis, sih. Hehehe… dasar lagi melow, maklum lagi ditinggal sendirian, jadi bebas nangis. Heuheuehu….
Sebenarnya ceritanya biasa aja, tentang seorang pemuda yang dikasih warisan banyak banget sama kakeknya. Trus si pemuda itu hobinya ngehamburu-hamburin uang dan ugal-ugalan. Pas usianya 18 tahun, dia sangkain bakalan dapet hak warisnya. Eh, ternyata ada syaratnya. Syaratnya itu dia harus beresin sekolah di Boram high school' Gangwondo. Ceritanya sekolah itu ada di kota kecil. Awalnya dia nolak, tapi karena diancam ga bakalan dapet warisan, akhirnya si cowok yang namanya Kang Jae-Kyung itu mau juga.
Oiya, sebelumnya pas lagi di Soul, Jae-Kyung didatengin seorang cewek, namanya Eun- Whan. Jae-Kyung ngerasa keganggu dengan kedatangan Eun-Whan.
Nah, pas si Jae-Kyung nyampe Gangwondo, dia ketemu lagi sama Eun-Whan. Awalnya, Jae-Kyung bete banget ketemu terus sama Eun-whan yang suka ngritik dia. Tapi, lama-lama Jae-Kyung suka sama Eun-Whan. Terutama pas tahu ternyata Eun-Whan itu sakit parah.
Untuk lulus dari Boram high School, semua murid sekolah itu harus ikut dalam pertunjukkan drama. Pertunjukkan itu untuk membantu panti asuhan di kota tersebut. Kebetulan Eun whan merupakan anak dari panti asuhan tersebut. Panti asuhan itu tempatnya di tanah milik kakek Jae-Kyung. Awalnya, Jae-Kyung nggak mau ikutan. Tapi, pas dia liat salah satu adegan, dia ingat aklau dialog dalam adegan itu pernah dia ucapkan dulu aps waktu dia masih kecil (sebelum kecelakaan mobil yang membuat orang tuanya meninggal) Jae-Kyung pun ingat kalau dia pernah berjanji pada Eun-Whan kalau dia akan kembali setelah 10 malam. Jae-Kyung sadar bahwa ternyata dia dan Eun-Whan sudah kenal lama.
Adegan yang bikin bercucuran air mata, pas Eun-Whan nemuin ibunya di Seoul. Ibunya dulu ngebuang Eun-Whan pas di masih bayi. Ibunya nyangka Eun-Whan datang buat minta pertanggungjawaban anaknya yang bandel. Padahal, Eun-Whan datang buat nemuin ibunya.
Satu lagi yang bikin sedih pas beers pertunjukkan, Eun-Wan bilang mau tidur untuk 3 menit. Ternyata, dia tidur untuk selamanya….
Film ini bikin bercucuran air mata mungkin karena akunya lagi melow kali, ya. Btw, aku lumayan terhibur kok sama film ini. Film-film korea lumayan jadi pavoritku di waktu senggang. Oiya, film ini diperankan oleh Hyun Bin sama Lee Yeon Hee. Yang aku perhatiin, baju-bayu-nya si Jae-Kyung keren-keren. Maklum ceritanya dia seorang milyuner, hehehe :)
  | Category: | Books | | Genre: | Romance | | Author: | Sophie Kinsella |
Jangan pernah ceritakan apa pun rahasia kita pada siapa pun! Apalagi orang yang nggak kita kenal. Akibatnya bisa fatal banget....
Gimana rasanya kalo kita udah bocorin rahasia pribadi kita pada orang ga dikenal, trus org itu muncul sebagai bos kita? Whuaaaa.... kebayang.... ngabur deh...
Emma punya rahasia-rahasia kecil yang sahabatnya pun ga tau. Ketika di pesawat, dia duduk sebelahan ma cowok yg ga dia kenal. Ketika pesawat mengalami turbulensi, Emma panik banget. Dan bocorlah dia...
Lalu si cowok itu muncul di hadapan Emma sebagai pemilik perusahaan tempat dia tinggal. Si cowok sangat tertarik dengan Emma. Dia berusaha mendapatkan semua informasi kecil dari Emma. Tapi sebenarnya, apa ya yang diinginkan si bos sampai dia tertarik kepada Emma?
Pokoknya buku ini lucu banget, sambil baca buku aku dengerin Can U Keep Secretnya Utada Hikaru shikazu kitayo
kimino lisoboni
otono sikongaranai
can you keep a secret??
(hi it of like this)
(hi it of like this oh baby)
kogo kana suto
okute nua nggono (ke basa jawa ;p)
kimi wa matakai do kute kitenai c'moooonnn (meureun..)
shita eyo woya meyo wokono ma makaku sowo
nige kireraku naru mate
shinji yo wotameta yo watau tagae sowo da wonooooooohhhhh ^o^
shikazu kitayo
kimino lisoboni
otono sikongaranai
can you keep a secret??
karashi kunaiyo
kimiga iru kara
can you keep a secret?? (Ooooooohhhhh backing vocal he..he..)
can you keep a secret??
shikazu kenaiyo
kimino lisoboni
sukonyi wakawaranai
can you keep a secret??
karashi kunaito
kimiwo yo mutada
can you keep a secret??
are we kono waba seeeeeeeeeeeecret?? (belepotaaaaaaaaaaaannnnnn)
Ooooooohhhhh
(hi it of like this)
(hi it of like this oh baby)
(hi it of like this)
(hi it of like this oh baby)
sovani temo tomo washirayoge saga shiteru
me i kyuui sase takuni nara
want you c'mooooooooooooonnnnn yyeeeaaaah
kasu kanga moro oto (tadi jiga basa jawa ayeuna jiga basa sunda)
ote kuru moving shadow
furi kira naku naru kage
sukoshino bogento kitsutsuku yukimo
aru dezoooooooohhhhh ^o^ (di jepang vo jadi bo)
shikazu kitayo
kimino lisoboni
otono sikongaranai
can you keep a secret??
karashi kunaiyo
kimiga iru kara
can you keep a secret??
can you keep a secret??
shikazu kenaiyo
kimino lisoboni
akuni womo waranai
can you keep a secret??
shabuni janaito so meishi teyo
can you keep a secret??
are we kono waba seeeeeeeeeeeecret?? oooohhh
hey can you take a time out to tell me something
let see can you keep a secret?? coz this time of us wanna tell me why c' mon
imamade suito imitsu nishi teta da wani mo i wanaite
can you keep a secret??
karashi kunaiyo
kimiga iru kara
can you keep a secret??
can you keep a secret??
kitsutsu kenaito
yakuso enshitemo
dawani mo wakaranai
can you keep a secret??
karashi kunaiyo
kimiga iru kara
can you keep a secret??
kono waba seeeeeeeeeeeecret?? wooo woooo ^o^
naa.naa....naa....naa.......naaaa......
naa.naa....naa....naa.......naaaa......
can you keep a secret??
naa.naa....naa....naa.......naaaa......
naa.naa....naa....naa.......naaaa......
can you keep a secret??
naa.naa....naa....naa.......naaaa......
naa.naa....naa....naa.......naaaa......
can you keep a secret??
can you keep a secret??oooooohhhhh ^o^   | Category: | Music | | Genre: | Pop | | Artist: | Phil Colins |
How can I just let you walk away Just let you leave without a trace When I stand here taking every breath with you You're the only one who really knew me at all
How can you just walk away from me When all I can do is watch you leave 'Cause we shared the laughter and the pain And even shared the tears You're the only one who really knew me at all
So take a look at me now 'Cause there's just an empty space There's nothing left here to remind me Just the memory of your face
So take a look at me now When there's just an empty space And you're comin' back to me is against all odds And that's what I've got to face
I wish I could just make you turn around Turn around to see me cry There's so much I need to say to you So many reasons why You're the only one who really knew me at all
So take a look at me now There's just an empty space There's nothing left here to remind me Just the memory of your face
So take a look at me now 'Cause there's just an empty space But to wait for you is all I can do And that's what I've got to face
Take a good look at me now 'Cause I'll be standing here And you comin' back to me Is against all odds It's the chance I've gotta Take Hey yeah
Whoa Take a look at me now Mmmmh
 | Category: | Books | | Genre: | Teens | | Author: | Sarah Mynowski |
Tema yang ditulis buat remaja marik masih seputar gak enaknya jadi anak yang nggak populer hiks... sedih banget sih...
Buku ini menceritakan ttg seorang remaja yang ngerasa ga pede banget, soalnya dia punya dada yang rata, temen-temen yang ga gaul, ga populer, satu lagi sahabatnya masuh ke lingkaran orang2 populer dan bersikap seolah-olah mereka tidak pernah bersahabat...towewew..
Kejutan yang lebih hebat lagi ternyata ibunya seorang penyihir, dan rupanya adik perempuannyalah yang mewarisi bakat dari sang bibu. Dia merasa kecewa karena beranggapan apabila dia punya bakat penyihir dia bisa melalui masa kecil dan masa remajanya lebih mudah. Namun, rupanya bakat itu tidak menurun kepadanya.
Di sekolah diadakan audisi pencarian bakat untuk seorang penari. Apabila seorang anak bisa lolos audisi sudah pasti dia akan masuk ke lingkaran orang2 keren dan populer. Dia pun memaksa adiknya untuk menyihirnya agar jago nari. Jreng... dia pun berubah menjadi seorang penari profesional.
dalam sekejap dia masuk ke dalam lingkaran pergaulan orang2 populer. Yang paling bikin happy dia bisa kembali berteman dengan sahabatnya. Dia pun bisa berdekatan dengan cowok incarannya. Namun, banyak hal yang harus dikorbankan agar bisa bergabung dengan grup pupuler. Waktu santai hilang, persahabatannya hancur, dan dia pun terancam oleh calon ibu tirinya. Masalah makin ruwet ketika dia dan adiknya berusaha menyihir ayahnya agar jatuh cinta lagi kepada ibunya. Dan ketahuan. Ibunya menghapus semua sihir dan towewew... dia pun kembali menjadi anak yang nggak bisa menari. Masalahnya dia tahu hal itu pada saat detik-detik dia akan pentas....
Whuaa.... kacau banget deh... tapi cerita ini lumayan seru, dan banyak hal yang bisa dipelajari oleh remaja-remaja kita bahwa menjadi anak yang populer itu tidak selalu menyenangkan...  | Category: | Books | | Genre: | Religion & Spirituality | | Author: | Rani & TIm Syaamil Kid (penyusun) |
Tetep aku kasih bintang lima Ini buku ketiganya, pokoknya keren banget... proses membuatnya panjaaaang banget dan cukup bikin urat tegang, ada aja yang salah hehehehe..   | Category: | Books | | Genre: | Religion & Spirituality | | Author: | Rani & Tim Syaamil Kid (penyusun) |
Ini buku ke 2-nya, tetep aku kasih bintang lima, hehehehe... ilustrasinya bagus, lho... (Sttt... promosi)   | Category: | Books | | Genre: | Religion & Spirituality | | Author: | Rani & Tim Syaamil Kid (penyusun) |
Aku kasih bintang lima deh, sebagai penghargaan buat teman-teman yang udah kerja keras hingga terwujudnya buku ini. Buku ini komplit lho, ada Juz' Amma plus terjemahannya, ada tajwijnya, ada asbabun nujul, ada simpulan dari tiap surat, yang lebih keren, ilustrasi cihuiii banget.       | Perfume | Jul 4, '07 4:45 AM for everyone |
 | Category: | Books | | Genre: | Horror | | Author: | Patrick Suskin |
Dari waktu ke waktu ia meraih ke dalam kantung dan menggenggam flacon kecil parfumnya. Botol itu nyaris penuh.Hanya dipakai setetes saat "pertunjukkan" di Grasse. Satu flacon ini cukup untuk memperbudak seluruh dunia. Kalau mau, ia bisa diarak lagi di Paris. Tidak oleh sepuluh ribu, tapi ratusan ribu manusia. Atau ia bisa langsung ke Versailes dan menyuruh sang Raja mencium kakinya. Atau mrenulis surat wangi untuk Paus dan mendeklarasikan diri sebagai sang Juru Selamat.... (hal. 418)
Jean-Baptise Grenouille lahir di tempat paling busuk di Paris. Bayi kecil yang lahir tanpa bau ini tumbuh di panti asuhan. Menyadari anugerah yang dia miliki berupa penciuman yang tajam. Hidungnya bisa mencium semua bau-bauan yang ada di seluruh dunia. Dia bisa melihat dengan hidungnya.
Pertama kali menemukan bau yang sangat menggodanya, yaitu bau seorang gadis yang masih perawan. Sejak saat itu dia sangat ingin bisa menahan bau yang bisa dia cium.
Minta diajari menyimpan bebauan pada seorang ahli parfume, Baldini. Dengan imbalan dia akan menciptakan ribuan parfume yang paling dahsyat di dunia. Sayangnya, Baldini tidak bisa memberikan semua yang dia inginkan. Baldini menyarankan kepadanya untuk pergi ke Grasse, kota yang terkenal sebagai kota pembuat parfume. Di sana, dia menemukan teknik-teknik lain untuk membuat parfume. Dia membuat berbagai percobaan 'bebauan" dengan bahan percobaan gadis-gadis yang masih perawan. Itulah yang dia butuhkan, saripati wangi yang keluar dari tubuh seorang gadis perawan. Dia pun mulai mengincar gadis-gadis yang cantik dan masih perawan. Dia mengambil semua bau yang ada di dalam tubuh para gadis tersebut. Gadis yang dia incar untuk penyempurna karyanya adalah Laura, gadis paling cantik yang ada di kota Grasse. Ayah Laura berusaha menyelamatkan anak gadisnya masih perawan dengan membawanya keluar dari kota Grasse. Tapi, Grenouile dengan penciumannya yang tajam dapat mengejar laura dan membunuhnya, menyempurnakan karyanya.
Parfume yang dia buat sangat dahsyat. Ketika dia akan dihukum, dia memercikan setetes parfume dan efeknya sangat luar biasa. Seluruh kota mencintainya. Semua orang mabuk sehingga mereka tidak sadar dengan apa yang mereka lakukan.
Di tengah keberhasilan itu, Grenouile sadar bahwa walaupun dia berhasil menciptakan sesuatu yang sangat berharga namun semuanya tidak penting karena dia sama sekali tidak dapat dicintai atau mencintai.
Patrick Suskin pintar membuat gambaran tentang kota Paris pada tahun 1700-an. Sewaktu nonton filmnya pun nggak kecewa, soalnya filmnya dapat memvisualisasikan apa yang ada di dalam buku. Saat-saat kelahiran Grenouille di tempat yang paling busuk pun divisualisasikan dengan bagus. Akting Dustin Hopman sebagai Baldini pun oke. Pokoknya puas deh baca dan nonton filmnya...   | Category: | Books | | Genre: | Childrens Books | | Author: | Rani Yuliantu (penyusun/penulis ulang) |
Aku kasih bintang empat, soalnya ini bukuku, hehehe... narcis... Beneran lho, aku bangga bisa menuliskan ulang cerita di dalam Al Qur'an soalnya butuh kerja keras banget, bolak balikin Qur'an terjemahan. Waktu proses menulis ulang cerita dalam Qur'an ini aku sempet pengen hapidz Qur'an tapi itu cuma khayalan... soalnya susah banget ngehapalin Al Qur'an. Btw... lebih seneng lagi waktu liat buku ini nangkring di toko buku dan katanya cukup laku keras... soalnya ini buku pertama yang menyusun cerita dalam Al Qur'an plus gambar yang menarik. Walaupun buku ini masih banyak kekurangan dari segi teks dan gambar (soalnya denger-denger banyak kritikan juga) aku tetep bangga. Tapi, ada yang bikin sedih juga, lho, yaitu penghargaan terhadap aku sebagai orang yang nulis. Soalnya penghargaannya kecil banget, maklumlah proyek nulis The Best Story Qur'an ini via agent dan sebagai penulis ulang yang masih bloon, aku iya iya aja dihargain kecil, gitu... Pas temen2ku tahu kalau aku dihargain kecil buat nulis ulang cerita itu, mereka semua pada kaget dan syok, "Rani, kok mau-maunya, sih!" Hehehe... aku hanya senyum-senyum ga jelas, abisnya aku emang kadang suka naif, sih. Btw... semuanya aku jadiin pelajaran kok, mungkin penghargaan itu ga selalu bernilai uang kalie... ya... mungkin ada banyak nilai lebih yang aku dapat walaupun aku nggak tahu... I hope... Sekarang aku lagi proses nulis cerita Al Qur'an lagi tapi dengan gaya dan versu penceritaan yang berbeda, pokoknya lebih humanis dan mudah dimengerti anak-anak deh, aku jamin (promosi, bo!) buat penerbit yang lain sih, mudah-mudahan kali ini penghargaannya seimbang dengan semua hasil kerja keras itu ya... Tapi, aku ngucapin makasih kok sama semua pihak yang udah ngasih kesempatan aku buat nulis cerita Al Qur'an, soalnya dari cerita-cerita Al Qur'an aku banyak belajar lagi, pokoknya jadi banyak inget mati deh hehehe...
 | Category: | Books | | Genre: | Childrens Books | | Author: | Katherine Paterson |
Bridge to Terabithia merupakan cerita klasik dari penulis yang sudah sering memenangkan penghargaan ini. Katherine Paterson berhasil meramu cerita sederhana yang sangat menyentuh. Persahabatan unik antara Jesse dan Leslie. Jesse, satu-satunya anak laki-laki dalam keluarganya selalu menjadi anak yang minoritas. Dia tidak pernah bisa mengungkapkan apa yang dia inginkan dan apa yang dia harapkan. Dia merasa, dia hanyalah seorang anak yang sangat menyukai menggambar. Pada liburan musim panas dia berlatih lari untuk menunjukkan bahwa dia memiliki merupakan anak tercepat dari kelas lima. Tapi ternyata, dia dan anak laki-laki lainnya bisa dikalahkan oleh Leslie Burke. Seorang anak baru yang tinggal di dekat rumahnya. Dan yang lebih mengejutkan lagi, Lesli ternyata anak perempuan. Dengan cara yang unik akhirnya terciptalah hubungan persahabatan antara Jesse dan Leslie. Walaupun banyak teman sekelas mereka yang mengejek persahabatan tersebut namun Jesse merasa bahagia bisa bersahabat dengan Leslie. Reaksi dari orang tuanya pun tidak begitu menyenangkan ketika tahu Jesse bersahabat dengan Leslie. Kakak-kakak perempuannya kerap mengejeknya. Leslie dan Jesse menciptakan sebuah dunia yang hanya diketahui oleh mereka berdua. Jesse dan Leslie menciptakan sebuah negeri yang diberi nama Terabithia. Jesse dan Leslie pun memerintah negeri tersebut. Hanya mereka berdua yang tahu tentang rahasia tersebut. Terabithia merupakan negeri impian Jesse, negeri di mana dia bisa mengungkapkan apa yang dia inginkan dan cita-citakan. Namun, kisah ini berakhir tragis ketika Leslie harus pergi meningalkan Jesse. Kisah klasik yang sangat menyentuh. Jadi penasaran pengen nonton filmnya.  | Category: | Books | | Genre: | Romance | | Author: | Qaisra shahraz |
Hidup bagaikan boneka cantik. Itulah hidup yang dirasakan Zarri Bano. Seorang perempuan cantik dan terpelajar. Kismet atau ramalan masa depan yang harus dijalaninya sungguh buruk. Dia merupakan perempuan yang sangat istimewa dengan kelebihan-kelebihan yang dimilikinya. Terlahir dari keluarga zemindar atau tuan tanah yang sangat kaya. Pemilik tanah yang sangat luas. Cucu pertama dari seorang laki-laki yang sangat berpengaruh di desanya. Zarri Bano dikaruniai wajah yang sangat cantik dan otak yang cerdas. Keluarganya pun mendukungnya dalam hal pendidikan. Sehingga kepribadian yang terbentuk pada dirinya adalah ciri perempuan masa kini yang mampu mengatakan apa yang dia inginkan atau apa yang tidak dia inginkan. Ayah dan ibunya pun tidak mempermasalahkan tabiatnya yang agak sedikit angkuh karena mereka bangga pada putrinya yang cantik dan cerdas tersebut. Zarri Bano bermimpi suatu saat dia dapat mendirikan sebuah perusahaan penerbitan di kota. Dengan bekal yang dia miliki, dia yakin bisa memenuhi impiannya. Hanya satu yang masih kurang dalam hidupnya. Yaitu, seorang pendamping yang dapat mendampinginya dalam mencapai semua keinginan dan mimpi-mimpinya. Telah banyak pemuda yang datang untuk melamarnya. Namun, tidak ada satu pun pemuda yang dia terima lamaran. Berbagai alasan dia kemukakan. Walaupun alasan yang pasti adalah tidak ada satu pun pemuda yang dapat menjerat hatinya. Hingga suatu ketika datanglah Sikander, seorang pemuda dari kota Karachi. Jafar, adik Zarri Bano yang menginginkan kakaknya menikah dengan Sikander. Jafar mengusahakan Sikander datag ke rumahnya untuk diperkenalkan dengan kakaknya dan keluarganya. Tanpa sengaja, Zarri Bano telah terlebih dahulu bertemu dengan Sikander di sebuah mela atau perayaan. Hati Zarri Bano langsung terjerat. Dia harus mengakui, kali ini hatinya telah jatuh cinta. Dan dia ingin menikah dengan Sikander. Saat hatinya sedang berbunga-bunga, nasib buruk sedang mengintainya. Adiknya Jafar tiba-tiba meninggal karena terjatuh dari kuda. Kesedihan menimpanya begitu pula nasib buruk menantinya. Ayahnya memutuskan Zarri Bano sebagai ahli waris keluarganya. Syaratnya Zarri Bano harus menjadi seorang perempuan suci atau Shahzadi Ibadat. Zarri Bano harus menikahi keyakinannya sendiri. Dia tidak boleh menikah dengan siapa pun. Haknya sebagai perempuan untuk menikah, melahirkan, dan membina sebuah keluarga telah dicabut dari tangannya. Ayahnya telah berhasil membuat Zarri Bano mau mengikuti keinginannya. Zarri Bano yang keras hati tidak mau menolak keinginan ayahnya. Dia bertekad untuk menjalani kehidupan sebagai shahzadi ibaddat dengan total. Walaupun harga yang harus dia bayar sangat tinggi. Dia harus rela melepaskan Sikander. Zarri Bano merasa hidupnya berada di tangan para lelaki keluarganya. Hidupnya di tangan kakeknya, ayahnya, bahkan Jafar yang sudah meninggal. Zarri Bano merasa kebebasan untuk menentukan keinginannya sendiri telah tercabut dari hidupnya. Semua kebebasan yang pernah dia rasakan hanya semu dan sementara karena sesungguhnya hidupnya tetap berada di tangan para lelaki. Hati Sikander hancur ketika mengetahui Zarri Bano tidak bisa dimilikinya. Kismet yang dia jalani pun membawanya pada penderitaan Zarri Bano semakin dalam. Sikander menikahi Ruby, adik Zarri. Hal itu telah membunuh jiwa Zarri Bano. “…Di hari kau menikah, aku bersumpah pada diriku sendiri bahwa Zarri Bano tidak akan pernah mati ataupun menangis lagi untuk laki-laki manapun. Di saat itulah aku menjadi seorang Perempuan Suci yang sesungguhnya…..” Zarri menjalani hidup sebagai Perempuan Suci dengan menggunakan burqa, jilbab panjang menutupi seluruh tubuh. Padahal, sebelumnya dia tidak pernah rapi menggunakan dupatta, penutup kepala. Dupatta-nya selalu dia biarkan jatuh ke bahunya dan tidak menutupi kepalanya. Tapi sekarang hidupnya berubah seratus delapan puluh derajat. Dia harus menutupi seluruh tubuhnya dengan burqa. Kegiatannya seputar kegiatan agama. Burqa merupakan identitas baru bagi Zarri Bano. Identitas yang membentuk karakter dan kepribadian barunya. Awalnya dia merasa jijik ketika dipaksa memakai burqa. Kulit baru yang harus dia kenakan. Namun, akhirnya dia tidak bisa melepas burqa. Burqa bagaikan kulit baginya. Itulah kisah yang dihadirkan oleh Qaisra Shahraz. Kisah dimulai dengan pertemuan Zarri Bano dengan Sikander secara tidak sengaja di sebuah mela. Sikander dan Zarri Bano langsung jatuh cinta satu sama lain. Mereka merasa kalau mereka telah menemukan buah hati mereka masing-masing. Dibungkus dengan latar belakang negeri Pakistan yang eksotis dengan kebudayaannya yang menarik membuat pembaca ingin lebih jauh membaca novel ini. Kebudayaan patrialki yang sangat lekat di negeri ini membuat perempuan posisinya berada jauh dibawah seorang laki-laki. Walaupun dia seorang chaudharani atau istri tuan tanah yang sangat berkuasa. Namun hak-haknya tetap berada di bawah seorang laki-laki. Shahzada, ibu Zarri Bano pernah meratapi posisinya sebagai chaudharani karena walaupun dia seorang perempuan yang berkuasa tapi dia tidak dapat menyelamatkan putrinya dari nasib buruk. “Fatima, andai saja aku ini istri tukang ikan. Dengan begitu, aku dapat melindungi kepentingan putriku. Di sini aku seorang chaudharani, tetapi aku bahkan tidak memiliki cukup kekuatan dalam jemariku untuk melindungi putriku dari nasib buruk yang menunggunya.” Konflik batin yang menimpa Shahzada memengaruhi kehidupan rumah tangganya. Dia tetap menjadi seorang istri yang patuh tetapi dia tidak pernah memaafkan suaminya yang telah menjadikan Zarri Bano seorang Perempuan Suci. Cerita tidak hanya berkisar pada ketidakberdayaan Zarri Bano menghadapi nasib yang harus dipikulnya. Tetapi juga pada kepasrahan Zarri Bano dalam menerima nasib tersebut sehingga Zarri Bano pun berubah menjadi manusia yang berbeda. Manusia yang orangtuanya inginkan. Walaupun jauh di dalam lubuk hatinya, tetap dia menginginkan Sikander. Walaupun kini dia merasa takut pada Sikander karena hanyalah Sikander yang dapat menumbuhkan Zarri Bano yang sudah dikuburnya. Konflik seorang ibu tidak hanya dialami oleh Shahzada tetapi oleh Kaniz, seorang chaudharani yang memiliki seorang putra. Kaniz sangat menyayangi putranya dan dia tidak mau putranya menikahi Firdaus, putri Fatima. Perempuan yang dia jadikan musuh tepat pada hari pernikahannya. Namun Khawar mencintai Firdaus dan ingin Firdaus menjadi istrinya. Firdaus telah dididik oleh Fatima untuk menjadi seorang perempuan terpelajar. Fatima ingin derajat anak perempuannya naik dengan pendidikan. Namun, pendidikan pula yang telah membuat Firdaus menjadi seorang wanita muda yang keras hati. Firdaus merasa marah karena sikap Kaniz. Hal itu membuatnya bersumpah untuk tidak menikah dengan Khawar. …. Chaudharani itu, ibunda Khawar, telah melamar putrinya, tetapi Firdaus, si nona angkuh itu, masih berharap mendengar sendiri lamaran itu dari bibir si pemuda. Dan lihatlah apa yang diilakukan putrinya! Mengusir seorang chaudharani! Fatima gemetar… Kaum perempuan kini lebih mandiri dan sombong. Mereka ingin membentuk takdir mereka sendiri. Para orangtua kini harus tunduk pada anak-anak mereka dan karena itu menjadi tawanan bagi tingkah dan kesenangan anak-anak mereka. Penulis ingin sekali menggambarkan peralihan jalan pemikiran anak muda sekarang. Bagaimana zaman telah berubah? Bagaimana semua yang dianggap tabu sudah tidak berlaku lagi pada zaman sekarang. Itulah cermin pemikiran pemuda sekarang. Banyak hal menarik yang bisa diambil ketika membaca buku ini. Perempuan Suci sebuah buku yang dapat menghanyutkan pembaca dalam kisah pelik antara tradisi dengan keinginan hati. Terasa perih ketika menyelami hati Zarri Banno. Ikut merasakan kepedihan dan penderitaannya. Tapi, Zarri Bano seorang perempuan tangguh. Dia tidak membiarkan air mata menguasai hidupnya. Dia berdamai dengan dirinya, sehingga pembaca pun ikut berdamai dengan cerita ini. Itulah Zarri Bano sang Shahzadi Ibadat.

| |