 | Category: | Movies | | Genre: | Drama |
Alzheimer atau sebutannya az-zhai-me merupakan sejenis penyakit penurunan fungsi saraf otak yang kompleks dan progresif. Orang yang menderita penyakit ini akan mengalami penurunan daya ingat. Yang lebih parah lagi, penderita tidak mampu mengurus diri sendiri. Penyakit ini biasanya menimpa orang yang sudah lanjut usia.
Bagaimana ya rasanya jika penyakit ini menimpa orang yang kita sayangi? Pasti sangat memilukan. Itu juga yang diusung oleh sutradara Jhon H.Lee. Sutradara korea ini mengangkat tema ini dalam film drama romantisnya.
Dalam film ini, penyakit yang pertama kali ditemukan oleh Dr. Alois Al Zheimer pada 1907 ini menimpa seorang perempuan muda bernama Su Jin. Wanita cantik ini mennikah dengan seorang pemuda bernama Chul Soo. Film dimulai dengan adegan Su Jin yang patah hati karena lelaki yang dia cintai sudah menikah. Kemudian dia bertemu dengan Chul Soo. Ternyata, laki-laki inilah yang menjadi suaminya. Pernikahan mereka sangat bahagia.
Namun, rupanya, pada saat bahagia tersebut, penyakit Su Jin mulai nampak. Pertama-tama, dia lupa mematikan kompor sehingga hampir terjadi kebakaran. Kemudian, dia sering lupa jalan meuju pulang. Su Jin pun memeriksakan dirinya pada seorang dokter. Ternyata, dia menderita penyakit Alzheimer. Menurut sang dokter, Alzheimer terjadi karena otak dipenuhi oleh gumpalan protein yang luar biasa. Protein itu disebut plak amiloid dan serat yang berbelit-belit (neuro fibrillary). Amiloid protein yang membentuk sel-sel plak protein dipercaya menyen\babkan perubahan kimia otak. Musnahnya sel-sel syaraf ini menyebabkan penerus syaraf yang berfungsi menyampaikan pesan dari satu neuron ke neuron lain terpengaruh.
Pelan-pelan, Su Jin mulai melupakan semua kejadian yang pernah dia alami. Bahkan ketika di jalan, dia tidak tahu beada di mana. Dia lupa telah menikah. Yang dia ingat adalah mantan kekasihnya. Chul Soo pun menemui dokter yang merawat Su Jin. Akhirnya, dia tahu penyakit yang menimpa istrinya.
Di sinilah adegan bercucuran air mata mulai disuguhkan. Chul Soo sebagai suami membuktikan dirinya sebagai suami yang baik. Walaupun istriya pelan-pelan telah melupakan keberadaan dirinya namun, dia tetap mengurus istrinya. Bahkan dia menulis berbagai pesan romantis agar Su Jin ingat siapa dirinya.
Akhirnya, Su Jin sadar dirinya telah membuat suaminya sanagt sedih. Su Jin pun pergi tempat perawatan. Di sanalah Su Jin dirawat oleh seorang suster. Adegan yang paling mengharukan ketika Cgul Soo datang menjenguk SU Jin, Su Jin sama sekali tidak mengenali Chul Soo.
Hiksss…. Sedihnya nonton film ini sampai bercucran air mata. Btw, ternyata penyakit ini dialami oleh Enid Blyton, Charles Bronson, Winston Churchill, Ronald Reagen, Sugar ray Robinson, Margareth Rutherford, E.B. White, dan masih banyak lagi tokoh yang menderita penyakit ini.
Upss… harus hati-hati ini kalau kita termasuk orang yang pelupa … hiyyyy…
  | alah, Rani..jadi inget lagi deh.. aku pas nonton ini udah takut aja:( |
 | heeh... aku juga pelupa banget lho... btw, mudah2an kita cuma pelupa aja... |
 | ihh ini juga filmnya sedih :( btw, penyakit alzheimer katanya gejalanya sering sakit kepala sebelah? apa benar? |
 | Rani, salam kenal..aku ahir-ahir ini suka film korea ,yang terahir ditonton judulnya...lupa ah..yang aku ingat cuma ceweknya pernah main di fullhouse trus ceritanya rada-rada mirip memoir of geisha gitu..ahhkkk.. kacau deh.. mak-mak ini emang pelupa... |
 | hehehehe... salam kenal juga, yup, aku juga suka nonton film korea, skalian terapi mata (ngluarin airmata hik hik hik) same kok mak2 yang ni juga pelupa... |
| |
|