Bridge to Terabithia merupakan cerita klasik dari penulis yang sudah sering memenangkan penghargaan ini. Katherine Paterson berhasil meramu cerita sederhana yang sangat menyentuh. Persahabatan unik antara Jesse dan Leslie. Jesse, satu-satunya anak laki-laki dalam keluarganya selalu menjadi anak yang minoritas. Dia tidak pernah bisa mengungkapkan apa yang dia inginkan dan apa yang dia harapkan. Dia merasa, dia hanyalah seorang anak yang sangat menyukai menggambar. Pada liburan musim panas dia berlatih lari untuk menunjukkan bahwa dia memiliki merupakan anak tercepat dari kelas lima. Tapi ternyata, dia dan anak laki-laki lainnya bisa dikalahkan oleh Leslie Burke. Seorang anak baru yang tinggal di dekat rumahnya. Dan yang lebih mengejutkan lagi, Lesli ternyata anak perempuan. Dengan cara yang unik akhirnya terciptalah hubungan persahabatan antara Jesse dan Leslie. Walaupun banyak teman sekelas mereka yang mengejek persahabatan tersebut namun Jesse merasa bahagia bisa bersahabat dengan Leslie. Reaksi dari orang tuanya pun tidak begitu menyenangkan ketika tahu Jesse bersahabat dengan Leslie. Kakak-kakak perempuannya kerap mengejeknya. Leslie dan Jesse menciptakan sebuah dunia yang hanya diketahui oleh mereka berdua. Jesse dan Leslie menciptakan sebuah negeri yang diberi nama Terabithia. Jesse dan Leslie pun memerintah negeri tersebut. Hanya mereka berdua yang tahu tentang rahasia tersebut. Terabithia merupakan negeri impian Jesse, negeri di mana dia bisa mengungkapkan apa yang dia inginkan dan cita-citakan. Namun, kisah ini berakhir tragis ketika Leslie harus pergi meningalkan Jesse. Kisah klasik yang sangat menyentuh. Jadi penasaran pengen nonton filmnya.
aduh..saya nonton pas endingnya nangis euy.. so wonderful.. harusnya film anak itu dikemas seperti itu ya mb..natural sekali saya suka ketika adegan di rumah pohon..hmm..impian masa kecil tapi endingnya sedih betul... kenapa meninggalnya si Jes..karena terbawa arus yaa..